Pages

Ads 468x60px

Labels

Senin, 18 Juni 2012

Komplikasi Akibat Pemakaian Softlens


Ada 10 komplikasi yang bisa timbul akibat pemakaian lensa kontak (softlens), antara lain :

1. Noda Kornea atau Supercial Punctate Kertitis (SPK)


Rusaknya permukaan kornea mata biasanya karena memakai lensa yang terlalu ketat, sehingga mengakibatkan mata kekurangan oksigen (hypoxia), alergi atau keracunan. Gejalanya : Penderita merasa tidak nyaman, menjadi sangat sensitif psds cahaya (photophobia) dan adanya noda di kornea mata. pengobatan bisa dilakukan adalah dengan mengurangi atau menghentikan pemakaian lensa kontak.


2. Reaksi Alergi (Atopik)


Peradangan atau iritasi yang disebabkan masuknya benda pembawa alergi (misalnya : debu, serbuk atau makanan) ke dalam mata. Gejalanya : timbul rasa gatal, mata merah, hingga pembengkakan dikelopak mata.
Umumnya , terjadi alergi musiman dan penderita memang memiliki riwayat alergi. Pengobatannya dengan menghindari penyebab alergi, menghilangkan bengkak di mata dengan mengompres memakai air dingin, bila terjadi peradangan beri obat anti radang, kemudian untuk menghilangkan alergi beri obat alergi (antihistamine).

3. Blepharitis


Belpharitis adalah peradangan pada kelopak mata karena lensa tidak cocok. Gejalanya : timbul gatal-gatal, kelopak mata seperti terbakar, timbul kerak disekitar kelopak mata, pembuluh darah tampak jelas, kelopak saling menempel dan biasanya diikuti oleh SPK. Pengobatannya adalah dengan menghentikan pemakaian lensa, mengompres bengkak dengan air hangat atau pemberian salep antibiotika.

4. Sindrom Mata Kering (keratoconjunctivitis sicca)


Timbulnya noda (keratitis) kronis pada kornea inferior. Komplikasi ini disebabkan oleh produk (sekresi)
air mata pemakai yang tidak cukup. Gejalanya : mata seperti terbakar, air mata sering keluar dan cairan di mata berlebihan. Pengobatan : memberi suplemen air mata, salep, mengganti materi lensa, bila tak berhasil, hentikan pemakaian lensa.

5. Corneal Edema


Berlebihannya cairan dalam kornea hingga menimbulkan stress pada kornea. Biasanya karena mata kekurangan oksigen. Gejalanya : Photophobia, penglihatan berkabut, mata merah, kenyamanan berkurang saat lensa dibuka, ada krista di kornea, pembuluh darah kelihatan dan timbul SPK. Pengobatan : menambah oksigen pada mata, mengurangi atau menghentikan pemakaian lensa kontak.

6. Infeksi


Masuknya organisme berbahaya kedalam mata seperti bakteri, jamur, protozoa dan virus hingga menimbulkan infeksi pada mata. Gejala : mata merah, kelopak mata lengket, air mata berlebihan, penglihatan berkurang dan timbul noda di kornea. Pengobatan : mengompres menggunakan air dingin, memberi air mata buatan dan terapi antibiotik kalau perlu.

7. Infiltrates


Peradangan pada jaringan mata akibat kurang bersihnya lensa, oksigen yang kurang, reaksi alergi hingga menimbulkan infeksi. Biasanya terlihat seperti sekelompok sel berwarna putih (white internal cell clusters). penglihatan berkurang, mata merah, photophobia dan timbul noda putih di mata adalah gejala-gejala infiltrates. Komplikasi ini bisa diatasi dengan menghindari pemakaian lensa saat aktif, mempersering mengganti lensa, memberikan antibiotik / steroid dan perhatikan cara perawatan lensa.

8. Mocrobila Keratitis


Masuknya organisme berbahaya dalam kornea mata seperti bakteri, jamur, protozoa dan virus hingga mengakibatkan pembengkakan. Gejala yang timbul antara lain rasa sakit di mata, photophobia, air mata berlebih, mata merah dan penglihatan berkurang, Jika sudah parah, mata akan mengeluarkan nanah. Untuk mengobatinya, bisa dilakukan terapi antibiotik, mengganti lensa kontak, pentingnya pengenalan dini untuk mencegah akibat lebih fatal.

9. Vaskularisasi Kornea


Pembentukan pembuluh darah dalam jaringan avaskular (Kornea). Seringkali disebabkan kekurangan oksigen oleh lensa yang terlampau ketat. Gejalanya antara lain peglihatan berkurang, timbul pembuluh darah di kornea. Pengobatan : mengurangi pemakaian lensa atau mengganti lensa yang mendukung pemenuhan oksigen.

10. Giant Papillary Conjunctivitis (GPC)


Peradangan Papillary pada kelopak atas mata. Penyebabnya masih belum diketahui pasti, walau ada dugaan karena ketidakcocokan pemakaian lensa. Gejalanya : gatal-gatal, penglihatan berkurang, gerakan lensa berlebihan, tidak bisa memakai lensa biasa dan kelopak bengkak. Pengobatannya : kurangi pemakaian lensa, kompres dengan air dingin, hubungi dokter mata.


1 komentar: